Cara Aman Mempercantik Diri

Penulis: 
Wenny Woeloer – Srikandi Pasundan

Oleh: Wenny Woeloer – Srikandi Pasundan

Satudunia, Bandung. Banyak jalan menuju Roma, begitulah kata pepatah. Pepatah inipun berlaku di dunia kecantikan. Banyak cara dan usaha untuk mempercantik diri. Dari cara yang alami hingga non alami. Untuk cara non alami,  hasilnya dijamin instan. Sebut saja misalnya totok wajah, sedot lemak, suntik silikon atau bedah plastik. Cara-cara tersebut acapkali dilakukan kaum wanita untuk mempercantik diri.

Sebagian besar orang mengambil jalan pintas karena ingin mendapatkan hasil yang cepat. Terlebih lagi jalan ini ditempuh dengan  mengorbankan biaya yang secara ekenomis tidak sedikit.  Semakin besar kita mengeluarkan uang, semakin cepat pula hasil yang dirasakan.

Hal ini dilakukan, karena kebanyakan orang enggan untuk melakukan hal-hal yang bersifat alami. Sebagai contoh, orang enggan untuk melakukan diet karena proses yang dilakukan sangat panjang dan memakan waktu. Hasil yang diinginkan tidak bisa langsung dirasakan saat itu juga.

Apakah  mereka tidak berpikir, cara-cara instan tersebut mengandung resiko atau efek samping? Memang banyak beredar produk-produk kecantikan di pasaran yang menjanjikan hasil yang bisa langsung dirasakan. Tetapi produk-produk ini biasanya mengandung bahan  kimia yang berlebih.

Banyak contoh kasus di lapangan, setelah memakai produk-produk kecantikan tersebut ternyata hasilnya tidak seperti yang diharapkan. Hasil yang didapatkan justru sebaliknya. Kulit muka menjadi merah, lebam bahkan hangus. Contoh kasus yang paling dramatis adalah berakhir dengan kematian.

Kaum waria yang notabene merasa dirinya wanita, tidak mau ketinggalan dalam  hal mempercantik diri. Mereka banyak melakukan cara instan untuk itu. Suntik silikon merupakan cara yang paling populer pada kelompok ini. Mereka melakukan suntik ini untuk memperindah bentuk payudara, wajah dan pinggul.

Akan tetapi. tidak semua cara ini berakhir dengan hasil yang baik. Banyak diantara mereka yang mengalami kegagalan. Ada yang mengalami kebocoran pada tempat-tempat yang dulu disuntik. Akibatnya, wajah mereka menjadi lebam. Bahkan yang paling tragis, banyak waria yang meningal akibat suntik silicon.

Kurangnya informasi dan  edukasi pada waria tentang bahaya silikon mengakibatkan mereka tidak menyadari resiko. Bukan hanya resiko-resiko di atas tetapi juga resiko penularan HIV melalui jarum suntik yang dipakai untuk proses ini. Mereka beresiko tertular HIV karena menggunakan jarum yang sama secara bergantian untuk melakukan proses menyuntikan silikon ke tubuh mereka.

Ternyata ada alternatif lain untuk mempercantik diri luar dalam yang tidak berbahaya seperti pengalaman yang salam alami. Caranya dengan meminum produk kecantikan berbentuk pil yang hampir serupa dengan pil KB untuk wanita. Cara ini tidak ada efek samping dan dijamin aman. Saya sudah mencoba mengkonsumsi obat ini selama enam bulan dengan cara diminum.

Hasil yang saya rasakan, kulit tubuh dan muka menjadi halus dan cerah. Payudara, paha dan pinggul terbentuk layaknya wanita.Tidak banyak pantangan atau aturan selama mengkonsumsi obat ini. Orang yang meminum wajib memperhatikan pola hidup sehat untuk menunjang proses ini. Selama meminum  pil, dianjurkan untuk tidak minum alkohol dan  kopi.

Selain hasil di atas yang dirasakan, ternyata ada manfaat lain. Selama mengkonsumsi obat ini, secara tidak langsung merubah pola hidup dan perilaku menjadi lebih sehat. Setelah mengkonsumsi obat ini saya merasa hidup terasa lebih sehat, karena berpengaruh besar terhadap pola istirahat.

Dulu saya terbiasa tidur larut malam. Dengan obat tersebut, saya bisa tidur lebih cepat. Intensitas untuk melakukan hubungan seks menjadi berkurang, karena pengaruh hormon yang terkandung pada obat ini. Artinya, semakin jarang melakukan hubungan seks semakin kecil pula resiko untuk terinfeksi Infeksi Menular Seksual dan HIV/AIDS.

Berdasarkan pengalaman tersebut saya menyimpulkan bahwa masih ada cara yang lebih aman untuk mempercantik diri. Kita tidak harus mengeluarkan uang berlebih dan tentu saja aman dari efek samping dan  resiko.
 

KABAR TERBARU

21.10.2014

Pada 7 Oktober 2014, SatuDunia memberikan hadiah lomba untuk pemenang lomba penulisan berita untuk Jokowi.

PUBLIKASI

14.11.2013

Bagaimana menjembatani pengetahuan kepada masyarakat yang tampaknya tidak tersentuh ICT (teknologi informasi dan komunikasi)?

AGENDA

16.09.2014

Knowledge sharing merupakan salah satu isu penting dalam knowledge management (Manajemen Pengetahuan) dan juga mendukung keberhasilan suatu organisasi atau jaringan.