Ulama Jatim Serukan Jihad Lawan HIV/AIDS
NU - Muhammadiyah Jatim Serukan Jihad Melawan HIV/AIDS
Surabaya ( Berita ) : Pimpinan Wilayah NU (PWNU) Jatim bersama Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jatim dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jatim secara bersama-sama menyerukan jihad melawan epidemi HIV/AIDS di masyarakat.Ketua PWM Jatim, Prof Dr Syafiq Mughni bersama pengurus PWNU Jatim, KH Sonhaji mengemukakan hal itu disela-sela Workshop Pendekatan Islam Dalam Menanggulangi HIV/AIDS yang diselenggarakan Health Policy Initiative dan USAID di Surabaya, Selasa [08/07] .
Syafiq mengatakan jihad melawan HIV/AIDS dilakukan dengan menggunakan fasilitas-fasilitas yang dimiliki Muhammadiyah, NU dan MUI, termasuk menggunakan masjid dan lembaga-lembaga dakwah yang ada di ketiga ormas Islam tersebut.“USAID memiliki dukungan dana, sementara kami memiliki SDM dan jaringan organisasi. Potensi ini disinergikan sehingga terjadi kerja sama strategis untuk kemaslahatan masyarakat,” kata Guru Besar IAIN Sunan Ampel tersebut.
Syafiq mengatakan dalam workshop dirinya bersama KH Sonhaji diminta menjadi diminta jadi panitia dengan harapan agar workshop bisa melibatkan tokoh-tokoh Muhammadiyah, NU dan MUI se-Jawa Timur. “Keterlibatan ormas Islam dalam penanggulangan HIV/AIDS merupakan tantangan dakwah bagi ulama dan mubaligh untuk masuk kepada mereka yang tidak religius untuk mencegah epidemi HIV/AIDS, jadi mengajak mereka agar kembali jadi religius, agar selamat dunia dan akhirat,” katanya.
Acara workshop diawali dengan presentasi HIV/AIDS dari berbagai dimensinya kemudian diakhiri dengan diskusi tentang apa yang harus dilakukan oleh para tokoh-tokoh agama Islam dan lembaga-lembaga Islam untuk menangggulangi HIV/AIDS. Peserta workshop dibagi empat kelompok daerah yang masing-masing punya karakteristik penyebab HIV/AIDS sehingga masing-masing kelompok bisa berdiskusi untuk mencegah laju perkembangan HIV/AIDS.
Panitia juga menghadirkan penderita HIV/AIDS untuk memberikan testimoni kepada peserta, sementara salah seorang pembicara yang menjadi narasumber adalah Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya yang juga Ketua PW Aisyiyah Jatim, dr Esti Martiana Rahmy. “Kami mengharapkan, setelah peserta pulang bisa melakukan gerakan kerja sama dengan Pemda, Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) dan dengan lembaganya sendiri,” katanya. ( ant )
Penulis: Sumber: www.beritasore.com



