Welcome to Satudunia.net ! Call us: +62-21-29475653 and send e-mail: info@satudunia.net

Bercerita Merupakan Cara Penyempaian Informasi Paling Tua

Pagi ini, Selasa, A�24 Mei 2016 seperti biasanya SatuDunia menyelenggarakan workshop. Yang tidak biasa pada pagi ini adalah narasumbernya adalah Mochamad Ariyo Faridh Zidni (Kak Aio) seorang pendongeng. Pesertanya pun aktivis dari berbagai LSM antara lain dari Kapal Perempuan, Indonesia for Global Justice, dan masyarakat umum.

Sebagaimana kata Kak Aio, semua orang pasti dapat bercerita. Sebelum orang mengenal aksara penayampaian informasi antara satu dengan orang lain yakni dengan bertutur atau bercerita. Penekanannya adalah bagaimana cerita kita enak didengar dan membuat nyaman. Kunci awal bercerita atau berdongeng antara lain adalah peserta merasa nyaman dengan sang pendongeng, karena itu baik sikap maupun gerak badan harus menarik. Pencerita juga harus mempertimbangkan kondisi ruangan, dan lingkungan agar tidak terjadi gangguan saat proses bercerita.

Kak Aio menambahkan, sebelum bercerita penting bagi pembicara untuk mengkondisikan peserta dengan lagu dan gimik tertentu. Mendongeng juga harus interaktif namun tetap dibatasi interaksinya agar tujuan dari cerita bisa tercapai. Menurutnya, durasi mendongeng yang efektif sekitar 15 menit atau 10 menit.

Bercerita untuk anak-anak dan dewasa tentulah berbeda, ujar Aio. Anak-anak, lebih imaginatif dalam menggambarkan atau merespon cerita. Namun orang dewasa lebih rasional dalam mendengar cerita. Karena itu pendekatannya harus berbeda, sesuai dengan kebutuhan dan tujuan dari dongeng tersebut. Oleh karena itu, sebaiknya sebelum mendongeng harus penelitian secara sederhana agar pesan dan cara penyampaian bisa lebih tepat.