Welcome to Satudunia.net ! Call us: +62-21-29475653 and send e-mail: info@satudunia.net

Diskusi Kedai Pengetahuan Mengangkat Sebab dan Tawaran Solusi Krisis NGO

060815-berita-Diskusi-Kedai-Pengetahuan-Krisis-NGOSatuDunia menggelar diskusi dengan menggunakan metode knowledge cafA� dengan tema, a�?Krisis NGOs Indonesia, Kemana Arah Gerakan Sosial?a�? di Cafe Retro, Jakarta, Rabu (5/8). Dihadiri oleh sejumlah NGO dan lembaga donor, diskusi berlangsung intensif dan menghasilkan sejumlah tawaran solusi bagi dalam menghadapi krisis.
Intensifnya diskusi, menurut Firdaus Cahyadi, Direktur Eksekutif SatuDunia, tak lepas dari metode diskusi yang digelar. Diberi label a�?Kedai Pengetahuana�?, diskusi ini digelar dalam 4 tahap. Tahap pertama, peserta menyimak pemaparan singkat Firdaus tentang krisis NGO di mata media massa. Tahap kedua, peserta dibagi ke dalam tiga kelompok (3 meja) untuk berdiskusi. Tahap ketiga, peserta berpindah meja dan berdiskusi dengan orang-orang yang berbeda namun dengan topik yang sama. Tahap keempat, semua peserta disatukan kembali dalam sesi pleno. Di sesi ini, setiap peserta menyampaikan pendapatnya berdasarkan masukan diskusi yang dijalani di 2 meja.
a�?Sebenarnya, diskusi ini seperti FGD (focus group discussiin) biasa. Yang agak beda adalah model perpindahan peserta ke meja lain. Ini mengadopsi konsep knowledge cafA� David Gurteen. Namun, kami memberikan modifikasi sesuai kondisi dan kebutuhan,a�? papar Daus. Hal yang paling penting, kata Firdaus, adalah hasil diskusinya.
Hasil diskusi ini akan disusun dan lalu disebarkan ke para peserta melalui email. SatuDunia juga akan menyebarkannya ke pihak-pihak lain yang terkait. Sebab, kata Firdaus, memang tujuan dari kegiatan ini adalah berbagi informasi dan pengetahuan terkait tantangan gerakan sosial di masa depan serta pengetahuan terkait posisi NGOs di masa depan.
Peserta diskusi umumnya menyepakati bahwa krisis NGOs di Indonesia berawal dari dikuranginya bantuan dari lembaga-lembaga donor kepada NGOs Indonesia. Selain itu, sebagian lembaga donor menilai Indonesia telah relatif demokratis dan a�?majua�� secara ekonomi sehingga lembaga-lembaga donor mengalihkan bantuannya ke negara-negara lain yang dinilai belum demokratis secara politik dan belum a�?majua�� secara ekonomi.
a�?Untuk itulah, diskusi ini mencoba mengangkat tawaran-tawaran antisipasi dan solusi dalam menghadapi krisis NGO ini,a�? kata Firdaus.

shop