Welcome to Satudunia.net ! Call us: +62-21-29475653 and send e-mail: info@satudunia.net

Jaringan

Jaringan Yayasan SatuDunia adalah jaringan kerja kolaboratif yang bersifat menetap, dalam jangka waktu yang relatif panjang serta mempunyai tujuan bersama. Dalam jaringan ini, untuk mencapai tujuan bersama yang dicita-citakan, dilakukan pembagian peran sesuai dengan kapasitas masing-masing organisasi.

SatuDunia dalam berbagai jaringan memegang peran sesuai dengan core isu dan kompetensi yaitu dalam bidang Informasi, Pengetahuan, Komunikasi dan Teknologi.

Dalam mencapai tujuannya, SatuDunia terhubung dengan jaringan:

Jaringan One World Global (internasional)
SatuDunia adalah bagian dari jaringan global OneWorld.net yang terdiri dari 11 pusat regional dan 1600 organisasi mitra di seluruh dunia . Pusat regional yang berada di Afrika, Asia Selatan, Amerika dan Eropa mempublikasikan isu-isu pembangunan di tingkat negara dan benua dengan menggunakan bahasa lokal. Beberapa berita juga akan diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris dan diterbitkan di OneWorld Internasional untuk audiens di tingkat global. Selain itu, jaringan OneWorld juga bekerja sama dalam mempromosikan pembangunan berkelanjutan dan hak asasi manusia.

Jaringan OneWorld tersebar di lima benua dan menghasilkan berita dalam 11 bahasa yang berbeda. Berita-berita ini dipublikasikan dalam situs internasional, edisi wilayah, dan saluran tematik. Mayoritas isi portal OneWorld berasal dari bumi belahan Selatan untuk memperluas partisipasi masyarakat dunia yang paling miskin dan termarjinalisasi dalam perdebatan global. Dari halaman ini, Anda dapat membuka semua situs OneWorld berbahasa Inggris di Afrika, Kanada, Amerika Latin, Eropa Tenggara, Asia Selatan, UK, U.S., maupun dalam bahasa lain, seperti America Latina, en Catalunya, Espana, maailma.net, Nederland, Unimondo.org, UnSeulMonde.ca

Jaringan OneWorld terdiri dari 13 pusat yang bertempat di:

Jaringan Gerakan Menuntut Keadilan untuk korban Lumpur LAPINDOa

Semburan lumpur Lapindo adalah sebuah kejadian yang penting bagi pengelolaan sumberdaya alam di Indonesia. Persoalan yang terjadi di kasus lumpur Lapindo bukan hanya persoalan pelanggaran hak atas lingkungan hidup dan kesehatan namun juga hak atas informasi.

Bahkan menurut Komnas HAM, dalam sebuah diskusi offline di Satudunia, mengatakan bahwa hak publik yang pertama kali dilanggar adalah hak atas informasi. Publik tidak diberikan informasi yang memadai mengenai resiko buruk aktivitas pengeboran. Setelah itu, menurut pengamatan Satudunia, pelanggaran hak atas informasi terus berlanjut melalui serangkaian iklan yang terkait dengan kasus ini di berbagai media massa.

Terkait dengan hal itulah maka Satudunia berinsiatif untuk terlibat aktif dalam koalisi ini. Koalisi Gerakan Menuntut Keadilan untuk Korban Lumpur LAPINDO mulai muncul menjelang peringatan dua tahun lumpur LAPINDO pada Mei 2008.

Menjelang empat tahun lumpur Lapindo, koalisi sedang mengkampanyekan hak publik atas informasi kasus lumpur Lapindo. Hal itu menjadi penting karena pada tahun 2010 atau bertepatan dengan empat tahun lumpur Lapindo pemerintah memberlakukan UU Keterbukaan Informasi Publik.

Jaringan CSO Forum untuk Keadilan Iklim

Koalisi untuk keadilan iklim atau lebih sering disebut Climate Society Forum for Climate Justice dibentuk menjelang pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) internasional mengenai perubahan iklim di Bali pada tahun 2007.

Bergabungnya Satudunia dalam koalisi ini selain didasari oleh kesamaan nilai-nilai berupa keadilan juga karena melihat persolan perubahan iklim terkait juga dengan persoalan hak atas informasi publik terkait dengan isu tersebut.

Hingga kini publik masih belum mendapatkan hak atas informasi mengenai perubahan iklim ini dengan benar. Seringkali hak atas informasi ini diabaikan dan akibatnya isu perubahan iklim hanya dipahami sebagai peristiwa meningkatnya emisi gas rumah kaca (GRK) di atmosfir bukan persoalan yang menyangkut keadilan sosial.