Welcome to Satudunia.net ! Call us: +62-21-29475653 and send e-mail: info@satudunia.net

Media visit ke Gresnews.com

Pada Kamis 4 Februari 2016, SatuDunia kembali mengadakan media visit untuk mendorong pemahaman media tentang UU ITE versi masyarakat sipil. Kunjungan ini diterima oleh redaktur GresNews.com yakni Muhammad Agung Riyadi dan Muhamad Fasabeni di kantor Gresnews.com Lingga Darma Building, Jakarta Selatan.

Firdaus dari SatuDunia mengatakan, UU ITE ini mengancam keterbukaan informasi dan pengetahuan. Banyak orang kritis lebih memilih untuk diam dan tidak memberikan suara kritisnya dalam menangapi persoalan yang terjadi.IMG_20160204_134915

Lebih lanjut Anwari dari SatuDunia menambahkan, di Makassar saat ini sudah mulai berkurang orang yang mau dimintai pendapatnya sebagai imbas dari kriminalisasi narasumber yang terjadi Karena UU ITE ini. Sehingga krisis narasumber berakibat buruk juga pada industri media karena susahnya mencari sumber berita yang memadai.

Menurut Agung, UU ITE ini over pemidanaan karena sebenarnya ancaman pidana sudah tercantum di KUHP pasal 310 dan 311. Masalah pencemaran nama baik juga tidak perlu diatur lagi di Undang-undang. Saat ini UU ITE berlebihan, sebagai contoh kasus Istri Satpam di Yogyakarta yang dijerat UU ITE karena curhat di Facebook.

Agung menambahkan jika UU ITE ini tidak bisa dirubah, minimal diperjelas ketentuannya dan dikurangi hukumannya. Jadi tidak ada orang yang dipenjara gara-gara ketidakjelasan orang menjerat dengan UU ITE.

Soal pemblokiran, Agung berpendapat harus ada prosedur dalam pemblokiran misalnya sebelum memblokir website, pengelola website bisa dipanggil di kejaksaan untuk klarifikasi mengenai konten yang ada, kecuali website yang anonim.

shop