Welcome to Satudunia.net ! Call us: +62-21-29475653 and send e-mail: info@satudunia.net

Rich Picture Diagrams (RPD) Sebagai Tools Knowledge Sharing

Salah satu tantangan dalam knowledge sharing adalah mengkomunikasikan pengetahuan yang dimiliki kepada orang lain. Tidak setiap orang dalam organisasi dapat berbicara dengan mudah mengenai pengetahuan yang dimilikinya. Tidak setiap orang dalam organisasi dapat menuliskan pengetahuan yang dimilikinya. Oleh karena itu, perlu alat bantu untuk mengkomunikasikan pengetahuan yang dimiliki kepada orang lain dalam organisasi dengan cara yang lebih mudah dan juga mudah dipahami.

A�A�A�A�A�A�A�A�A�A�A� Salah satu alat bantu yang bisa digunakan untuk memudahkan knowledge sharing adalah rich picture diagram (RPD).A� RPD diperkenalkan oleh Checkland & Scholes (1990) sebagai teknik grafis fleksibel yang digunakan untuk memahami dan merepresentasikan situasi, masalah atau konsep.A� Dasar pemikiran rich picture menurut Checkland & Scholes (1990) terletak pada gambar merupakan media yang lebih baik dibandingkan uraian atau narasi dalam mengekspresikan suatu fenomena, pengalaman ataupun kompleksitas dari interaksi antar manusia. Penggunaan rich picture akan memberikan pemahaman yang lebih baik dalam memodelkan sesuatu yang diobservasi ke dalam gambar yang interaktif.

A�A�A�A�A�A�A�A�A�A�A� Pada dasarnya tidak ada aturan baku dalam membuat rich picture namun kita harus mempertimbangkan hal-hal berikut ini dalam membangun suatu rich picture

  1. Identifikasi para aktor
  2. Analisis peran dan aktivitas yang dilakukan masing-masing aktor
  3. Analisis sosial dan politik dalam konteks organisasi atau wilayah yang menjadi objek yang diobservasi atau dijelaskan

A�A�A�A�A�A�A�A�A�A�A� Gambar yang dihasilkan RPD ini harus dapat melukiskan aktivitas dari setiap elemen yang terlibat dalam situasi masalah yang diobservasi. Relasi antara aktivitas dan individu-organisasi seyogyanya mengilustrasikan masalah, peran, dan elemen lingkungan lainnya yang mudah dipahami. Pengalaman hasil observasi kita terhadap suatu masalah atau hasil observasi di suatu wilayah dapat digambarkan dalam suatu rich picture yang kemudian disharing kepada individu lain di organisasi. Hasil dari rich picture ini bisa menjadi dasar untuk diskusi yang lebih lanjut. Gambaran tentang aktor, aktivitas dan situasi masalah yang tergambar di rich picture bisa menjadi informasi yang menarik bagi individu lain dalam organisasi mengenai apa yang kita observasi dan pahami. Rich picture yang kita buat bisa menjadi alat pemicu diskusi dengan individu lain dalam organisasi.

A�A�A�A�A�A�A�A�A�A�A� Sebagai catatan akhir kualitas dari rich picture yang dibuat tergantung kepada individu yang membuatnya. Kreativitas individu beserta pengetahuan yang dimiliki akan menjadi penentu rich picture yang dihasilkan

Referensi

Checkland, P. & Scholes, J. (1990). Soft systems methodology in action. Wiley, Chichester

shop