Satudunia Fasilitasi FGD untuk Pengembangan Portal Data tentang Pemilu dan Politik

SatuDunia fasilitasi Focused Group Discussion (FGD)  bersama Jurnalis untuk Pengembangan Portal Data tentang Pemilu dan Politik. Kegiatan ini diadakan di Hotel Sofyan Cikini, pada 4 Februari 2020. Hadir dalam acara ini adalah SatuDunia, PPMN, Perludem, ICW, Jaring serta beberapa wartawan dari berbagai media nasional.

Tujuan dari FGD ini adalah membantu para jurnalis dalam menghimpun informasi yang penting dan akurat terkait pemilu, Perhimpunan Pengembangan Media Nusantara (PPMN) dan Perludem menginisiasi sebuah portal data pemilu dan politik yang target pengguna utamanya adalah para jurnalis. “Kemudahan dan kenyaman bagi para jurnalis dalam mengakses informasi terkait pemilu” merupakan prinsip utama portal data ini dan sekaligus menjadi tantangan dalam upaya pengembangannya.

Menurut Santi Program Direktur PPMN,’’diharapakan website ini nantinya bisa menjadi salah satu tempat wartawan untuk mencari bahan terkait data pemilu di Indonesia’’. Oleh karena itu penting agar website ini dibuat user friendly khususnya untuk wartawan.

FGD ini difasilitasi oleh Firdaus Cahyadi dari SatuDunia. Dalam diskusi ini, ada beberapa kata kunci yang muncul antara lain kolaborasi data dengan berbagai pihak untuk memperkaya website ini. Selain itu penyimpanan dan pencarian data menjadi penting, karena data pemilu tidak selamanya dimunculkan di website oleh KPU kadang data tersebut dturunkan dengan alasan perbaikan server dan lain sebagainya. ‘’Oleh karenanya kecepatan mengambil data menjadi penting’’ ujar Antony wartawan dari  Kompas.

Dalam FGD ini isu besar yang muncul adalah soal tampilan. Karena tidak semua wartawan mahir mengolah data, maka tampilan data yang mudah dibaca dan diolah menjadi penting untuk mempercepat kerja jurnalis.

Selain itu, fokus juga penting dibicarakan, karena banyaknya jumlah website pemilu, data apa yang seharusnya ditampilkan, dan sampai sejauh mana data itu diolah oleh website ini menjadi pembicaraan dalam FGD ini.

Menurut Santi,’’kedepan inginnya website di perluas isunya agar kebergunaannya bisa maksimal, tidak hanya terbatas pada pemilu saja’’.